Siapa di sini yang sudah membereskan rumah dengan metode Konmari? Metode berberes yang dibuat oleh Marie Kondo ini sukses mendunia karena kemudahan mempraktikkan cara beres-beres ala Jepang ini. Mottonya; Sparks Joy sudah semakin mendunia karena Marie Kondo mengajarkan orang-orang untuk hanya menyimpan item yang memberikan kamu kebahagiaan.

Nah, tahun 2019 kemarin memang tahunnya Marie Kondo. Mulai dari buku, show di Netflix (siapa yang sudah nonton hayo?) sampai ada kursus khusus untuk para instruktor metode beres-beres Konmari ini. Tidak hanya beres-beres rumah, metode ini juga dapat diterapkan untuk membereskan kantor, mobil, sampai isi komputer.

Ya, ternyata metode Konmari ini juga bisa digunakan untuk berberes isi komputer dan handphone lho! Jadi kalau desktop kalian berisi banyak direktori dan berkas yang bercampur aduk dan belum sempat kalian bereskan, kalian bisa menggunakan metode Konmari untuk membereskan berkas-berkas yang kalian miliki di akhir pekan ini.

Ini bermanfaat banget buat teman-teman yang direktori kerjaannya sudah mulai berantakan dan tidak sparks joy, terutama untuk teman-teman yang punya banyak direktori dan berkas tapi tidak tahu bagaimana mengorganisirnya. Jadi bagaimana kamu bisa menerapkan Metode Konmari ke berkas digitalmu?

1. Selesaikan Merapikan Rumah atau Ruangan di Sekeliling Kamu Terlebih Dahulu

Anggap lah barang-barang yang kita miliki terbagi dalam dua tempat yaitu tempat fisik dan tempat digital. Tempat fisik adalah ruangan di mana kamu berada sedangkan tempat digital merupakan tempat dimana kamu menyimpan berkas digital seperti laptop, smartphone, external harddisk, memory card, dan lain-lain.

Kedua tempat ini meski terpisah namun memiliki satu kesamaan, jika ruangan tersebut berantakan maka kamu tidak akan bisa memutuskan mana benda yang penting dan sparks joy alias bikin hepi dan mana barang yang harus kamu buang. Merapikan rumah dan ruangan di sekeliling kamu akan mengasah intuisi mana barang yang sparks joy dan mana yang tidak.

Karena tempat digital kamu sendiri sebenarnya berada dalam ruang fisik, jika ruangan di sekelilingmu masih berantakan maka akan terlalu banyak distraksi yang dapat mengganggumu membereskan berkas-berkas digitalmu.

Konmari sendiri punya 5 langkah yang penting untuk diikuti urutannya yaitu bersihkan baju terlebih dahulu, lalu buku, kertas, komono atau pernak pernik, dan yang terakhir memento atau barang-barang penuh kenangan.

2. Bersihkan dalam Sekali Jalan

Sisihkan waktu untuk membersihkan barang-barangmu dalam sekali jalan. Metode konmari mengharuskan kamu untuk merapikan barang-barangmu secepat mungkin, karena jika terlalu lama bisa jadi kamu terdistraksi dan tidak jadi berberes.

Jadi, jangan membersihkan desktop sambil mengerjakan pekerjaan lain karena pastinya kamu akan terdistraksi dan terkadang malah menambahkan berkas dan direktori baru yang tidak perlu.

3. Bagi Dalam Subkategori Tertentu

Karena tipe-tipe berkas digital yang bisa kamu bersihkan dari gawaimu (gadget) beragam maka rapikan berdasarkan subkategorinya terlebih dahulu. Misalnya: membersihkan dokumen kantor terlebih dahulu, lalu dokumen pribadi, lalu foto-foto dan yang terakhir membersihkan kotak masuk pos-el.

Dengan membagi subkategori kamu akan lebih terorganisir dan mudah untuk mengingat berkas apa saja yang sudah kamu bersihkan ketimbang jika kamu meloncat dari satu jenis berkas ke berkas lainnya. Ini juga mencegah terhapusnya berkas-berkas yang penting.

4. Gunakan Suara untuk Kepuasan Membersihkan

Terkadang kegiatan mengorganisir berkas bisa menjadi kegiatan yang sangat membosankan. Salah satu cara untuk menyemangati diri sendiri saat membersihkan berkas digital adalah dengan menyalakan sound effect trash bin/recycle can di gawai kita.

Saat terdengar bunyi “swoosh” saat kita menghapus berkas-berkas yang sudah tak lagi digunakan, maka kita akan merasa bahwa isi gawai kita sudah menjadi lebih bersih.

5. Fokus di Berkas-berkas yang Ingin Kita Simpan, Bukan yang Ingin Kita Buang

Salah satu inti dari metode konmari adalah menyimpan benda-benda yang sparks joy bukan yang bikin kita kesal. Pisahkan berkas yang penting terlebih dahulu lalu fokuslah merapikan dan mengorganisir berkas-berkas tersebut baru buang sisa berkas yang kita rasa sudah tidak bermanfaat lagi.

Ingat, hanya karena berkas kerjaan di kantor sudah tidak sparks joy, bukan berarti mereka harus langsung kita buang. Pisahkan berkas-berkas penting terlebih dahulu.

Jangan lupa untuk memcadangkan (backup) berkas-berkas yang kita anggap penting di cloud atau penyimpanan eksternal lainnya ya! Ini adalah kesempatan untuk mencadangkan berkas yang penting, jadi sekali dayung 2-3 pulau terlampaui.

6. Tempatkan Berkas Sesuai Kategori dan Beri Nama yang Tepat

Tempatkan berkas-berkas yang sudah kita simpan dalam direktori yang sudah kita buat agar berkas tersebut mudah dicari. Usahakan untuk mengorganisir berkas dan direktori agar mereka mudah dicari. Hindari penamaan berkas dan direktori dengan nama yang sulit diingat, kalau perlu beri nama berkas-berkas tersebut sesuai dengan tujuan keberadaannya di gawai kita.

Ingat, dua bulan dari sekarang kita akan kebingungan mencari berkas foto outing keluarga jika kita menyimpannnya dengan nama "qwejfndjier.jpg".

7. Jangan Lupa Perbarui Aplikasi yang Ada di Gawai Kita

Sembari merapikan, gunakan waktu yang ada untuk memperbarui aplikasi-aplikasi yang kita instal di gawai kita. Pembaruan aplikasi akan membuat gawai terasa lebih fresh dan seperti memiliki gawai baru.

Nah, sembari mengisi waktu selama masa karantina, yuk mari kita coba metode konmari di gawai kita! Siapa tahu dengan gawai yang lebih rapi, kita juga jadi lebih semangat menyelesaikan pekerjaan. Happy Konmari!