Selama WFH ini banyak sekali teman-teman pura-pura kerja yang mengeluh harus bekerja overtime alias lembur tanpa sadar. Masa lembur bisa tidak sadar? Apa penyebabnya?

Ternyata penyebabnya adalah semenjak diberlakukannya sistem work from home banyak sekali klien dan atasan yang tidak kenal waktu dalam menghubungi. Lantas, karena kadung bekerja dari rumah, teman-teman tidak bisa pura-pura tidur sesudah jam kerja usai dan malah lanjut mengerjakan pekerjaan terus-menerus sampai lupa waktu.

Sebenarnya keberadaan klien dan bos yang tidak kenal jam tidur ini sudah ada sejak dahulu kala. Teman-teman yang sering bekerja lepas dengan klien yang berada di zona waktu yang berbeda tentu sudah pernah mengalami satu dua kali mendapat e-mail bernada urgent di tengah malam.

Bagaimana kita bisa menghindari klien dan bos seperti ini tanpa membuat performa kerja kita terlihat jelek? Mari kita coba tips singkat berikut ini!

1. Ketahui dan Tentukan Batasan di Awal Bekerja

Sebelum menandatangani kontrak kerja, pastikan terlebih dahulu kultur kerja di tempat yang akan menjadi kantor kita ke depannya. Cari tahu apakah mereka punya kultur kerja lembur atau seberapa lama kita harus tetap terjaga untuk bisa dihubungi.

Ada pekerjaan-pekerjaan tertentu seperti asisten pribadi yang mengharuskan kita untuk selalu bisa dihubungi setiap saat, oleh karena itu pastikan dulu waktu di mana kita dapat dihubungi dan tidak dapat dihubungi.

Untuk teman-teman freelancer, bisa terlebih dahulu menetapkan jam kerja sebelum mengambil suatu proyek. Komunikasikan dengan klien mengenai jam kerja sebagai freelancer dan kapan saja kita bisa dihubungi sebelum memulai sebuah proyek baru supaya klien tahu kapan bisa menghubungi kita tanpa mengganggu waktu pribadi.

2. Pastikan Semua Pekerjaan Selesai Sebelum Tenggat Waktu

Ada klien dan atasan yang punya tendensi untuk micro managing dan seringkali khawatir kita tidak akan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline. Ketakutan ini seringkali dikarenakan adanya anggota tim yang sering menunda pekerjaan, oleh karena itu cobalah untuk menyelesaikan semua pekerjaan sebelum tenggat.

Jika kita disiplin dan bisa diandalkan dalam mengerjakan setiap tugas yang diberikan, kebanyakan klien dan atasan akan melunak dan berhenti kepo soal progres pekerjaan kita. Sebaliknya juga, jika kita seringkali tidak disiplin, terlihat malas-malasan dan melanggar tenggat, biasanya atasan kita akan semakin mengekang kita.

3. Berikan Pemberitahuan Jika Kita Tidak Dapat Dihubungi dalam Waktu Tertentu

Terkadang, ada kegiatan di luar pekerjaan kita yang mengharuskan kita untuk tidak dapat dihubungi dalam waktu tertentu, misalnya jika kita harus melakukan medical check up atau kegiatan mendesak lainnya. Sampaikan kepada klien dan atasan bahwa akan ada beberapa saat di mana kita tidak dapat dihubungi.

Berikan juga alternatif waktu lain untuk menghubungi kita atau estimasi waktu selesainya urusan pribadi kita. Jika perlu sampaikan hal-hal penting terkait proyek yang sedang kita kerjakan melalui memo tertulis terlebih dahulu.

Jangan lupa selesaikan semua pekerjaan sebelum kita 'menghilang' ya!

4. Tunjukkan Produktivitas di Saat Jam Kerja

Pada saat jam kerja, tunjukkanlah produktivitas yang mumpuni dengan menyelesaikan sebanyak mungkin pekerjaan dengan tepat dan akurat. Ingat, selesaikan dengan tepat ya, karena jika tugas yang kita selesaikan terlihat asal jadi maka kita malah terlihat membuang-buang waktu.

Namun, jangan sampai kamu terlihat pura-pura sibuk ya, karena selain bisa membuat hidupmu terlihat penuh kepalsuan, kamu juga bisa jadi musuh bersama teman sekantor!

5. Abaikan Pesan Jika Dikirim di Luar Jam Kerja

Jika atasan ataupun klien tetap memaksa kita untuk mengabaikan waktu tidur atau bekerja lembur tanpa bayaran, maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengabaikan pesan-pesan dan telepon yang dibuat di luar jam kerja.

Respons lah pekerjaan di jam kerja, jika perlu sampaikan bahwa pesan di luar jam kerja akan dibalas dengan lambat.

Nah, itu dia cara menghadapi klien dan atasan yang tidak kenal waktu saat menghubungi. Jika memungkinkan, selalu manfaatkan waktu pribadi untuk menjaga kesehatan dengan olahraga dan tidur yang cukup, karena di dalam tubuh yang sehat, terdapat kentut jiwa yang kuat.

Dan, untuk bisa terus pura-pura kerja, kamu butuh jiwa yang sangat kuat.